Main Article Content

Abstract

This study aims to look at the effect of drawing art with motivational interviewing in improving adolescent social skills issues at SMP 1 Wonosari. Drawing art as a tool to express problems while motivational interviewing is a step in changing behavior. This research is a quasi-experimental one group pre-test and post-test design, using purposive sampling based on the value of the low category social skills scale with a total of 10 students. Data analysis using SPSS and the Wilcoxon test. Data collection with a scale of social skills, observation, interviews, and documentation. Mean ranks or an average increase of 5.56. The final results using the Wilcoxon test can get the Asymp value. Sig. (2-tailed) of 0.02 <0.05, the hypothesis is accepted meaning that there are differences between social skills from the pre-test and post-test results. It can be concluded that the use of drawing art with motivational interviewing can improve social skills in students in SMP 1 Wonosari.

Keywords

Drawing Art, Motivational Interviewing, Social Skills

Article Details

References

  1. Al-Mighwar, M. (2011). Psikologi Remaja. Bandung: Pustaka Setia.
  2. Alwansyah, E.P.,& Pargito. (2017). Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa dengan Menggunakan Model Simulasi, Jurnal Studi Sosial. 5(3).
  3. Anggraini., Fatik, l., Fattah, H., & Syamsul, H.(2017). Membangun Keterampilan Sosial Sebagai Pendidikan Karakter Pada Kegiatan Ekstrakurikuler. ”Prosding TEP & PDs Transformasi Pendidikan Abad 21,7(5), 975–982.
  4. Anna., & Lussia, K. (2016). Melatih Keterampilan Sosial. Kompas.com.
  5. Baedowi, A. (2017). Melemahnya Keterampilan Sosial. M.mediaindonesia.com.
  6. Bakhtiar., & Muhammad, I. (2015). Pengembangan Video Ice Breaking Sebagai Media Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan &Konseling, 1(2), 150–162.
  7. Broto, G. S., & Dewa.(2014). Riset Kominfo dan UNICEF Mengenai Perilaku Anak dan Remaja dalam Menggunakan Internet. Www.kominfo.go.id. Kominfo.
  8. Budianto, A. A. (2017). Menjadi Konselor Terampil untuk Menanggulangi Krisis Moral Anak Dan Remaja. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Konseling.
  9. Cindy, A. R.(2013). Pengaruh Art Therapy Terhadap Peningkatan Keterampilan Sosial Pada Anak Jalanan di Jalan Tanjung Putra Yudha II Malang. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang.
  10. Desvi, Y, M., & Noor, R, H.(2006) Efektifitas Art Therapy untuk Keterampilan Sosial Pada Anak yang Mengalami Gangguan Perilaku, Psikologia. 2(1).
  11. Dewanti, T. C., Widada,, & Triyono. (2016). Hubungan Keterampilan Sosial Dan Penggunaan Gadget Smartphone dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 9 Malang. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(3), 126-131.
  12. Dewi, E. K. (2013). Peningkatan Keterampilan Sosial Melalui Bimbingan Kelompok Berbasis Cooperative Learning di SMP Negeri 2 Pakem Kelas VIII C.Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta.
  13. Dinata, A. N., Martini., & Triantoro,S.(2019).Peran Peer-Acceptence dan Perilaku Assertif Pada Keterampilan Sosial Remaja.” Prosiding Seminar Nnasional Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, (pp, 327–334).
  14. Drake, J. E, dan E. Winner.(2012). Confronting Sadness Through Art-Making: Distraction Is More Beneficial than Venting. Psychology of Aesthetics, Creativity, and the Arts,6(3), 255–261.
  15. Durlak., Joseph, A., Roger, A. W., dan Molly, P.(2010).A Meta-Analysis of After-School Programs That Seek to Promote Personal and Social Skills in Children and Adolescents.Am J Community Psychol,4, 294–309.
  16. Dwi, I., & Asyanti, S.(2017). Hubungan Antara Kontrol Diri dan Keterampilan Sosial dengan Kecanduan Internet Pada Siswa SMK. Prosiding SEMNAS Penguatan Individu di Era Revolusi Industri.
  17. Elwyn, G., Christine, D., Ronald, M. E., Katy, M., James, W., & Dominick, L. F. (2014). Shared Decision Making and Motivational Interviewing: Achieving Patient-Centered Care Across the Spectrum of Health Care Problems.Annals of Family Medicine,12, 270–275.
  18. Erford, B. (2016).40 Teknik Yang Harus Diketahui Setiap Konselor. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  19. Fauziyah, M.(2013). Pengaruh Keterampilan Sosial (Social Skill) Terhadap Kepedulian Santri Komplek Q Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  20. Frank, M. G., Stephan, N. E., &Ryan, J. K. (2010). Base Rates of Social Skills Acquisition/Performance Deficits, Strengths, and Problem Behaviors: An Analysis of the Social Skills Improvement System-Rating Sales.” Psychological Assessment. 22(4), 809-815. Retrievedon https://doi.org/10.1037/a0020255
  21. Hadi, P., Abdullah, S., & Farida, A.(2018). Pengaruh Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa SMP. Jurnal Psikologi & Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 4(4), 32–37.
  22. Hakim, S. N., Aliffatullah, A. R., & Dara, F. C. P. (2017). Remaja Dan Internet.Prosiding SEMNAS Penguatan Individu diEra Revolusi InformasI, (pp, 311–319).
  23. Holt, E., & Donna, H. K. (2009). The First Step Series: Art Therapy for Early Substance Abuse Treatment. The Arts in Psychotherapy an International Journal,36, 245–250.
  24. Isbayani, N. S.I., Ni, M. S., & Luh, A. T. (2015). Penerapan Metode Outbond Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Emosional Anak. Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1).
  25. Jang, K.D., & Park. H. J.(2016). The Effect of the Happiness Improvement Group Art Counseling Program Applying Reality Therapy on Human Relations and Happiness of Schizophrenic Patients.Indian Journal of Science and Technology,9(41).
  26. Jones, L., &Tober. (2016).Client Experiences of Motivational Interviewing: An Interpersonal Process Recall Study. White Rose Research, 89 (1), 91-144.
  27. Kusumawardani, D. (2018). Pengaruh Motivational Interviewing dengan Pendekatan Spiritual Terhadap Keputusasaan dan Motivasi Sembuh Pasien End Stage Renal Disease Yang Menjalani Hemodialisis Reguler.” Tesis, Universitas Airlangga Surabaya.
  28. Lev-Wiesel, Rachel, &Revital,L.(2007). Drawings vs. Narratives: Drawing as a Tool to Encourage Verbalization in Children Whose Fathers Are Drug Abusers.Clinical Child Psychology and Psychiatry,12(1), 65-75.
  29. Magll, M., Timothy. R A., Brian, B., &Jacques, G. (2018). A Meta-Analysis of Motivational Interviewing Process: Technical, Relational, and Conditional Process Models of Change. HHS Public Access, 82 (2), 140–157.
  30. Maharani, L., Hardiyansyah, M., & Miftahul, J. (2018). Peningkatan Keterampilan Sosial Peserta Didik SMA Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Diskusi. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 65–72.
  31. Majorsy, U., Annes, D.K.K, Inge, A., & Warda, L. (2013). Hubungan Antara Keterampilan Sosial Dan Kecanduan Situs Jejaring Sosial Pada Masa Dewasa Awal.Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur, & Teknik Sipil, 8.
  32. Mayasari, R. (2014). Pengaruh Keterampilan Sosial dan Efikasi Diri Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis. Al-Munzir, 7(1), 98-113.
  33. Miller, M. A., Nicole, F., Terrance, M. S., & Lee, K. P. (2011). An Examination of Social Skills Instruction in the Context of Small-Group Reading.Hammill Institute on Disabilities,32(5), 371–381.
  34. Miller, W. R., &Gary, S. R. (2015). Motivational Interviewing and Decisional Balance: Contrasting Responses to Client Ambivalence. Behavioraland Cognitive Psychotherapy, 43(1), 129–141.
  35. Muhasim. (2017). Pengaruh Teknologi Digital, Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 53–77.
  36. Mousavi, B., & Sahar, S.(2016).Effectiveness of the Group Play Therapy on the Insecure Attachment and Social Skills of Orphans in Ahvaz City.International Education Studies,9(9), 42–49.
  37. Murphy, J. M., Renee, O. H., & Laura, N.(2019).Combining Social Skills Instruction and the Good Behavior Game to Support Students with Emotional and Behavioral Disorders.” Springer New York. 24, 228-238. Retrievedon http://link.springer.com/article/10.10007%2Fs40688-019-00226-3
  38. Naili, R.(2019).Peranan Orang Tua dalam Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Masa Remaja Agar Tidak Terjadi Kenakalan Remaja. Kompasiana.com.
  39. Nasution, N. F.H. (2018). Peningkatan Keterampilan Sosial Pada Pelajaran IPS Melalui Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Di Kelas IV SD Negeri 085119 Sibolga T.P. 2016/2017. Jurnal Biolokus, 1(1).
  40. Nugraini, I., & Neila, R. (2016). Keterampilan Sosial Menjaga Kesejahteraan Psikologis Pengguna Internet. Jurnal Psikologi, 43(3), 183-193.
  41. Nugraini, I. (2015). Keterampilan Sosial Sebagai Mediator Antara Hubungan Kecanduan Internet dan Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja. Skripsi, Universitas Gadjah Mada.
  42. Nuperwati, T. Yufiarti., & Muhammad, S. S. (2018). Hubungan Antara Persepsi Siswa dan Pola Asuh Orangtua dan Regulasi Diri dengan Keterampilan Sosial. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1). Retriverdon https://jurnal.umj.ac.id/index.php/YaBunayya/article/view/2515/2221
  43. Nurhayati, A. S. (2016). Peran Media Jejaring Sosial dalam Pembelajaran Abad 21. Prosding Temu Ilmiah Nasioanl Guru (Ting) VIII. Retriverdon http://repository.ut.ac.id/6506/1/TING2016ST4-01.pdf
  44. Oldmeadow, J. A., Sally, Q., & Rachel, K. (2013). Attachment Style, Social Skills, and Facebook Use Amongst Adults.Journal homepage,29, 1142–1140.
  45. Rabkin, S. P. (2015). How Motivational Interviewing Affects the Motivational, Self-Efficacy, and Outcome Expectancies of Adjudicated Adolescents in a School Setting. Duquesne Scholarship Collection.
  46. Rahayuningtyas, D. I. (2013). Peningkatan Keterampilan Sosial dengan Menggunakan Metode Sosiodrama dalam Pembelajaran IPS Pada Siswa Kelas VB SD Negeri Panambangan Kecamatan Cilongok. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta,
  47. Resnicow, K., Colleen, D., Johanna, E. S., Belinda, B., Jacki, H., & Denise, E. (2002). Motivational Interviewing in Health Promotion: It Sounds Like Something Is Changing. The American Psychological Association,21(5),444–451.
  48. Resnicow, K., Fiona, M.M., Alison, B., Donna, H., Yan, Z., Linda. S., Robert, S., Easther, M., Jaqueln, G., Jan, F. (2015) Motivational Interviewing and Dietary Counseling for Obesity in Primary Care: An RCT. Journal of The American Academy Of Pediatrics,135(4), 649–657.
  49. Riley, S. (2001). Art Therapy with Adolescents. Western Journal of Medicine,175(1).
  50. Robert, A. B., & Jintong, T. (2008). Entrepreneurs’ Social Skills and New Venture Performance: Mediating Mechanisms and Cultural Generality. Journalof Management.
  51. Sahfriana, I., Wachju,S., & Suratno.(2015). Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Keterampilan Sosial Siswa dalam Pembelajaran IPA Biologi untuk Materi Ajar Pertumbuhan dan Perkembangan Kelas 8-C Semester Gasal di SMP Negeri 1 Bangil Pasuruan. ”Pancaran, 4(2), 213–222.
  52. Saputra, W. N. E. S., Desya, C.W., Sri, R., & Annisa,R. (2018). Drawing Solution: Ekspresi Seni dalam Konseling Ringkas Berfokus Solusi. Jurnal Fokus Konseling, 4(2), 185–191.
  53. Setyana, M. (2014). Peran Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Mata Pelajaran IPS Di SMK.” Jurnal Pendidikan Humaniora, 2(1), 84-88.
  54. Siahaan, A. T. A. A. (2018). Keterampilan Komunikasi Guru Profesional di Sekolah. Ijtimaiyah, 2(1), 1-16.
  55. Sugiharto, D. Y. P., Sigit, H., Zakki, N. A,. & Mulawarman (2019). Pengembangan Kompetensi Konselor Melalui Pelatihan Konseling Motivational Interviewing (MI) Berbasis Local Wisdom Budaya Jawa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat,1(2), 111-115.
  56. Supratman, L. P. (2018). Penggunaan Media Sosial Oleh Digital Native. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(1), 47-60.
  57. Susan, H. S. (1981). Validation of Social Skills of Adolescent Males in an Interview Conversation with a Previously Unknown Adult. Journal of Applied Behavior Analysis, 14, 159-168.
  58. Tagkaloglou, Sofia, & Tim, K. (2018). Increasing Collaborative, Pro-Environmental Activism: The Roles of Motivational Interviewing, Self- Determined Motivation, and Self- Efficacy. Journal of Environmental Psychology, 58, 86–92.
  59. White, L. L., John, D. G.,& Anne, L. M. (2007). Teaching Students Behavior Change Skills: Description and Assessment of a New Motivational Interviewing Curriculum.Medical Teacher,29(4), e67–e61.
  60. Wirastania, A. (2007). Penggunaan Clay Therapy Dalam Program Bimbingan untuk Peserta di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Khusus Konseling, 2(1). 68-75.
  61. Yaumas, N. E., & Syafrimen, S. (2018). Penggunaan Lukisan dalam Menggali Masalah Klien. Retriverdon DOI: 10.31219/osf.io/tc68s or https://osf.io.tc68s/
  62. Yeninarti, E. N. (2018). Hubungan Antara Intensitas Mengakses Media Sosial dengan Keterampilan Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Purwokerto.” Jurnal Social Studies, 7(2), 178–187.
  63. Yuliatiningsih. (2016). Meningkatkan Keterampilan Sosial Melalui Bermain Pembagunan Pada Anak Usia Dini Di Kelompok B Raudhatul Athfa Habibilah Pekik Nyaring Blok III Bengkulu Tengah. Jurnal Ilmiah Potensia, 1(2), 84–91.